- Pikiranmu memperbolehkan engkau percaya akan pertentangan antara si kuat dan si lemah, dan menyamarkan yang sederhana menjadi halus.
- Pikiranku mendorong semangat menggarap tanah dengan cangkul, dan menuai dengan sabit, dan membangun rumah dengan batu dan adukan semen, dan menenun bahan pakaian dengan benang wol serta linan.
- pikiranmu mendorong mengawini kekayaan dan kemegahan.
- Pikiranku menghargai sikap percaya diri.
- Pikiranmu menyokong kemasyuran dan penampilan.
- Pikiranku menasihati dan memintaku agar menampik kemasyhuran lantaran pekerti buruk, dan harus menganggapnya sebagai sebutir pasir yang terdampar di pesisir Keabadian.
- Pikiranmu membangkitkan kesombongan dan keunggulan.
- Pikiranku tumbuh bersama cinta akan perdamaian dan hasrat akan kebebasan.
- Pikiranmu melahirkan impian akan istana dengan perabotan kayu cendana yang bertahtakan ratna mutu manikam dan tempat tidur dengan tilam dari jalinan benang sutera.
- Pikiranku berbicara lembut di telinga, "Jasmani dan rohanimu harus bersih meski kepala tak menemukan pembaringan di man pun."
- Pikiranmu membimbing cita-citamu pada gelar dan jabatan.
- Pikiranku menyuruhku agar menghargai tugas.
Engkau memiliki pikiran, aku pun memiliki pikiran.

aku like lah...
BalasHapus